KOTA MAGELANG-
SMA Muhammadiyah 1 Alternatif (SMA MUTUAL) Kota Magelang menyelenggarakan ujian praktik mata pelajaran ciri khusus Pendidikan Agama Islam (PAI). Kegiatan ini berlangsung mulai dari hari Senin hingga Kamis, 1-4 Februari 2021. Pelaksanaan ujian praktik dilakukan secara tatap muka dengan mematuhi protokol kesehatan di era pandemi covid-19.

Pelaksanaan ujian praktik diselenggarakan dengan ketentuan jadwal pada seluruh aspek mata pelajaran PAI yang telah dipelajari sebelumnya. Materi ujian praktik disesuaikan dengan Putusan Tarjih Muhammadiyah. Diantaranya, shalat wajib, shalat jenazah, wudhu, tayamum, membaca Al Qur’an, mandi wajib, kultum dan hafalan. Ujian praktik diikuti oleh seluruh siswa kelas XII yang berjumlah 79 orang.

Bacaan Al Qur'an merupakan salah satu aspek yang diujikan dalam Ujian Praktik PAI kelas XII SMA Mutual Kota Magelang
Bacaan Al Qur’an merupakan salah satu aspek yang diujikan dalam Ujian Praktik PAI kelas XII SMA Mutual Kota Magelang

Seluruh siswa yang dapat hadir di sekolah oleh pihak sekolah telah diatur jadwal kedatangan guna mencegah penyebaran virus covid-19.  Siswa dibagi dalam kelompok kecil dan datang sesuai jam yang telah dijadwalkan. Tempat pelaksanaan ujian di aula SMA Mutual. Sebelumnya, kedatangan siswa secara tatap muka untuk mengikuti ujian praktik, pihak sekolah meminta persetujuan dari orang tua atau wali murid serta berkoordinasi antara Waka Kurikulum dan Waka Al Islam dan Kemuhammadiyahan SMA Mutual. Kepala SMA Mutual, Icuk Salabiyati, S.S,M.Pd menyampaikan “Awalnya wacana ujian praktik akan ditiadakan karena adanya penyebaran covid-19 yang belum juga usai. Akan tetapi, dengan persiapan dan koordinasi dari waka kurikulum kami sepakati untuk tetap melaksanakan Ujian praktik khususnya untuk Mata pelajaran Agama”.

Bagi siswa yang sakit ataupun sedang diluar kota magelang maka tidak diperkenankan untuk tatap muka dan mengikuti ujian praktik secara daring. Siswa yang hadir secara tatap muka tetap menerapkan aturan protokol kesehatan di era new normal ini, dengan menerapkan 3 M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak). Hal ini dilakukan untuk menjaga kesehatan seluruh warga sekolah dan para siswa guna menekan penyebaran covid-19. ’’Bersama dengan pengampu PAI kami berusaha untuk tetap merancangkan kegiatan ujian praktik ini menjadi dua pilihan yaitu, daring dan luring. Kegiatan Luring kita berlakukan untuk anak-anak yang sehat dengan sistem bergilir di kelasnya dengan protokol yang ketat dibantu oleh guru piket yang bertugas hari itu. Daring diberikan kepada anak-anak yang jauh dari sekolah atau dengan kondisi yang tidak memungkinkan untuk hadir karena sakit’’ tegas Kepala SMA MUTUAL Kota Magelang yang akrab di panggil bu Icuk

Ujian praktik ini bertujuan untuk mengukur mutu dan pencapaian hasil belajar secara psikomotor, kecakapan dan keterampilan peserta didik. Selain itu, kegiatan ini juga digunakan sebagai tolak ukur di akhir jenjang satuan pendidikan pada mata pelajaran yang telah ditentukan dan sekaliagus sebagai syarat kelulusan peserta didik. Disisi lain, ujian praktik digunakan untuk mempertanggungjawabkan pelaksanaan pembelajaran, kecakapan dan keterampilan peserta didik selama menempuh pendidikan di SMA Muhammadiyah 1 Alternatif Kota Magelang.  “Harapannya dengan ujian praktik sistem luring kami yakin bahwa anak-anak bisa memahami dengan benar dalam mempraktikkan pemahaman itu sehingga bisa mereka terapkan untuk diri sendiri atau dengan mengajarkannya untuk orang lain. Disisi lain, kegiatan ini juga mengobati rasa kangen anak-anak untuk bertemu Bapak Ibu guru meskipun dengan protokol yang ketat” pungkas Kepala Sekolah SMA MUTUAL.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *